FKDM Memilih Sukan SH

Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Lumajang Terbentuk, Sukan (Mantan Ketua Umum PC PMII Lumajang 2006-2007) Satu-satunya yang Mewakili Pemuda.

Sabtu, 29 Maret 2008. Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat yang biasa di sebut dengan FKDM, Berdasarkan Peraturan Mentri Dalam Negri No 12 Tahun 2006 telah di bentuk di kabupaten Lumajang, Forum yang di mediatori oleh pemerintah daerah tersebut khususnya Kesbangpol yang telah berupaya semaksimal mungkin dalam pembentukan forum tersebut, pada ahirnya mampu melahirkan sebuah kepengurusan FKDM Kabupaten Lumajang.
Forum FKDM tersebut terbentuk sangat demokratis sekali, yang melibatkan berbagai unsur seperti yang telah di gariskan oleh permendagri no 12 tahun 2006 tersebut. FKDM ini di bentuk sebagai salah satu instrumen dalam memelihara kerukunan nasional, sebagai mana yang telah di katakan oleh mentri dalam negri Moh Ma`ruf pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Bersama Menteri Agama dan Mendagri No.9 dan 8 Tahun 2006 tentang pedoman Pelaksanaan Tugas kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah Dalam Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama, pemberdayaan Forum Kerukunan Umat beragama, dan Pendirian Rumah Ibadah. Selain itu, telah dikeluarkan juga Permendagri No.12 Tahun 2006 tentang Kewaspadaan Dini Masyarakat di daerah dan Permendagri No.34 tahun 2006 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pembaruan Kebangsaan di daerah. “Semuanya itu sebagai instrumen dalam pemeliharaan kerukunan nasional,” Paparnya.
Di kabupaten Lumajang, FKDM telah terbentuk dan telah menghasilkan susunan Kepengurusan, dengan komposisi Ketua Umum Amir A SH dan Sekretaris Moch Munir, dalam kepengurusan tersebut di tunjuk dan di pilih oleh Formatur Nama Sukan SH (Mantan Ketua Umum PC PMII Lumajang 2006-2008) Sebagai Sekretaris I yang mengkoordinir Bidang Idiologi dan Politik dan Bidang Ekonomi, Sukan satu-satu pemuda yang masuk dalam Pengurus Harian FKDM mewakili unsur pemuda.
Sukan, saat di konfirmasi tentang FKDM Saya berharap kedepan, FKDM menjadi organisasi sayap pemerintah yang mampu mengkonsolidasikan diri dengan pemerintah daerah, ukurannya FKDM harus mampunyai perencanaan strategis baik dalam bentuk program kerja maupun dalam bentuk sosialisasi dan sebagainya, dengan anggaran yang memadai karna FKDM pendanaannya di tanggung APBD. FKDM kedepan harus pro aktif melakukan pengawalan dan pengamanan di masyarakat untuk menghindari konflik sedini mungkin di masyarakat apalagi di Lumajang sebentar lagi akan melakukan perta demokrasi yaitu PILBUP dan PILGUB, dengan pro aktif FKDM harus mampu menciptakan pilkada yang Sehat serta Kondusif. kilahnya Sukan bilang dengan enteng sebagai ciri hasnya .
Sukan Mahasiswa STIH yang akan di wisuda pada tanggal 10 april di gedung sujono, dengan masuknya dirinya sebagai pengurus menambahkan FKDM organisasi yang mampu mencitrakan dari berbagai unsur seperti yang sekarang terbentuk, juga secara internal harus melakukan proses kaderisasi dan membagun sebuah organisasi yang seimbang antara tokoh tua dan muda.
Selain itu di wawancarai secara detai tetang Tugas FKDM, sebagai forum mempunyai tugas antara lain menjaring, menampung, mengkoordinasikan dan mengkomunikasikan data dan informasi dari masyarakat mengenai potensi ancaman keamanan, gejala atau peristiwa bencana. “Ini sebagai upaya dini,” imbuhnya, lengkapnya seperti yang telah di gariskan oleh Pernendagri No 12 tahun 2006 tersebut. [Tim]

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: