Parpol Yang Kejam Dan Tidak Manusiawi

Kekejaman Parpol Terhadap Calon Pemimpin Rakyat.

Seperti kita ketahui bahwa Partai Politik adalah organisasi politik yang dibentuk oleh sekelompok warga negara Republik Indonesia secara sukarela atas dasar persamaan kehendak dan cita-cita untuk memperjuangkan kepentingan anggota, masyarakat, bangsa, dan negara melalui pemilihan umum.

Partai Politik berfungsi sebagai sarana: Pendidikan politik bagi anggotanya dan masyarakat luas agar menjadi warga  negara Republik Indonesia yang sadar akan hak dan kewajibannya dalam   kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara; Penciptaan iklim yang kondusif serta  sebagai perekat persatuan dan kesatuan  bangsa untuk mensejahterakan masyarakat; Penyerap, penghimpun, dan penyalur aspirasi politik masyarakat secara  konstitusional dalam merumuskan dan menetapkan kebijakan Negara, Partisipasi politik warga negara; dan Rekrutmen politik dalam proses pengisian jabatan politik melalui mekanisme  demokrasi dengan memperhatikan kesetaraan dan keadilan gender.

Setidaknya Parpol itu didirikan untuk itu, sebagaimana telah di gariskan oleh peraturan perundang-undangan, dengan mempunyai Fungsi yang jelas tentu orientasi Parpol kedepan harus memantabkan fisi misinya dengan perencanaan strategis dalam melaksanakan program dan Fungsinya.

Masalah adalah Teori tidak lagi sesuai dengan Kenyataan, begitu juga dengan Partai Politik dalam melaksanakan agenda transisi demokrasi di Indonesia, Pilkada, Pilgub bahkan Pilpres merupakan bagian agenda terpenting dalam penyelesaian Transisi Demokrasi Di Indonesia yang mana menempatkan kedaulatan di tangan rakyat/ Rakyat yang memilih secara langsung, dalam hal ini amat sungguh disayangkan yang mengharuskan untuk menjadi Calon harus melalui Partai Politik saja.

Calon Independen Mungkin masih batas wacana, walaupun MK sudah memutuskan di perbolehkannya calon perseorangan akan tetapi petunjuk teknis dan seperangkat aturannya jauh masih dalam pembicaraan para wakil-wakil kita. Dengan posisi yang lemah itu Parpol telah mampu merusak seluruh tatanan kewajaran dalam proses Pilkada. Seperti sudah menjadi rahasia umum bahwa dalam tahapan proses penjaringan dan penyaringan bahkan Rekom, seorang calon harus berani Setor Dana sekian yang cukup fantastic besarannya, cos politik memang perlu tapi harus realistic, coba kita bayangkan untuk menjadi bupati di Lumajang saja yang APBD nya Lemah, Mendaftar ke parpol kecil yang kursinya Cuma dapat 2 di DPR harus bayar 1 M, apalgi bagi Parol Yang mempunyai kursi Aman, pasti akan lebih mahal. Kalo mencalonkan Bupati Harus menghabiskan 10 M di lumajang, ketika jadi dari mana untuk mengembalikan modalnya, hanya KORUPSI……!!!!! Naudzubillahi Min Dalik uang rakyat harus kita selamatkan.

Parpol menjadi kejam dan tidak manusiawi, mestinya parpol hanya cukup berhitung bagaimana calon yang di tawarkan ke masyarakat adalah seorang figur yang layak jual dan pantas serta berkualitas, saya yaqin rakyat tidak akan memilih Bupati, Gubernur, dan Presiden yang tidak layak dan Tidak Berkualitas. *Sukan Pribadi.

3 Tanggapan

  1. Wah cak sukan ini hebat, punya obsesi menjadi politikus bahkan jadi anggota dewan tapi selintas saya baca ternyata cak sukan ini punya semacam resistensi dan alergi terhadap partai politik, kekhawatiran itu beralasan memang tapi menjadi janggal manakala cak sukan menghendakinya yang berarti dengan kata lain bersikap permisif dan menutup mata terhadap fakta diatas, atau bisa saja cak sukan ingin masuk wilayah itu sebgai orang yang memberi warna, tapi apa betul seperti itu, saya khawatir jangan – jangan cak sukan justru menjadi larut dan idealisme yang diperjuangkan menjadi menguap menjadi sebatas idealisme tak pernah mewujud sbg realitas.

    Semua terpulang pada cak sukan, saya hanya sebatas mendo’akan jika begitu tekadmu saudaraku…tatap terus jalan itu dengan lurus, jangan berhenti berjuang demi kemaslahatan ummat, masyarakat, bangsa dan negara.Partai apapun partainya sebatas media perjuangan karena yang terpenting adalah tujuan dan cita – cita,jika cita – cita itu lurus insyaallah akan mendapat Ridho Ilahi entah sekarang ataukah nanti… Pesan saya ,apapun jalan perjuangan yang ditempuh jangan lupakan dua hal …(KERAKYATAN DAN KEBANGSAAN)..

    Salam sukses
    dan
    Teruslah Berjuang Saudaraku…

  2. trim atas coment nya, saya mang agak riskan dengan teori dan kenyataan yang selalu di sebrangkan dengan sebuah kepentingan dan tujuan, tp aku berfikir bahwa banyak kontrofersi tentang arti sebuah perjuangan, ada yang bilang untuk merubah keadaan mang harus masuk sistem karna ada yang bilang orang yang melawan sistem akan hancur dengan sendirinya, tapi bagaimana dengan konsep oposisi yang memang perlu untuk stabilitas sebuah kepemimpinan, tp udahlah gak penting yang penting seluruh proses ini di jalankan dengan sungguh-sungguh, kejayaan dan jabatan adalah takdir….
    Thank ya…akan slalu ku ingat Kerakyatan dan Kebangsaan juga Ke islaman bang,,,,,,oke.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: